AKU ADALAH…

Dahulu, aku berbentuk strip kecil terbuat dari bahan kulit yang disisipkam pada pasanganku. Ketika pasanganku lahir, aku pun turut hadir. Pada saat itu aku terbilang berharga, hanya masyarakat menengah ke ataslah yang mampu memilikiku. Pendahuluku dulu disempurnakan oleh Ratu Elizabet I di abad ke 16 dan dia orang pertama yang memilikiku. Di Tahun 1850an akhirnya beberapa dari mereka mengoleksiku karena keberadaanku langka saat itu sebab aku hanya berada di beberapa tempat tertentu saja. Pada tahun 1960-an, mesin pencetak aku diproduksi di sebuah kota yang bernama Coventry, UK yang menjadi pusat industri pada saat itu. Di  sana aku menguasai pasar dan telah diproduksi 900 desain yang berbeda.

Aku bisa berbentuk apa saja, kadang aku temukan diriku dalam bidang datar berbentuk bujur sangkar, persegi panjang dan berbagi macam bentuk hewan atau tokoh kartun yang lucu. Aku temukan diriku pula dalam beragam bahan, gaya dan desain. Berbicara soal bahan, aku dulu terbuat dari kulit hewan atau semacamnya tapi, karna bahannya yang mudah merusak benda disekitarnya dan baunya masih tercium hingga ke ubun-ubun, akhirnya dibuatlah aku dari kulit imitasi. Persoalan gaya pun tergantung siapa yang membuatku, semua itu atas dasar imajinasi, unik atau agar dapat memikat perhatian. Ada ribuan sampai ratusan ribu desain diriku.

Di Jepang Aku justru dibuat dalam bentuk makanan yang menggiurkan, terasa ketika melihatku meraka ingin memakanku karena begitu mirip dengan makanan aslinya. Tenang, aku bukan makanan, aku cukup membuat mereka merasa lapar saja karena bentukku.

Sekarang, aku akhirnya terdapat di mana-mana, tercipta sebagai bagian dari pasanganku. Sebagian orang benar-benar hanya menginginkan aku tanpa pasanganku. Mencari berbagai macam bentukku, dari yang paling unik, lucu hingga langka. Tapi, kurang dari seperempat meraka justru melupakan aku atau bahkan membuangku karena merasa tidak ada gunaku. Mereka lebih memilih mengandalkan ingatan mereka dibandingkan aku. Sebenarnya meskipun sederhana, keberadaanku sangatlah penting. Mereka secara tidak langsung bisa lebih memahami, menghargai dan merawat pasanganku karena adanya aku. Mengingatkan adalah keahlianku.

Aku dan pasanganku sekarang selalu di bawa ke mana-mana oleh pemilkku, dari ke kafe, rumah makan, di kendaraan umum hingga ke toilet. Bergonta-ganti dalam bentukku pun selalu terjadi karena pemilikku punya desain yang beraneka ragam dan bahan untuk membuatku,. Ketika sedang tidak ada kesibukan pemilkku bisa menciptakanku hari itu juga. Sedih. ketika pemilikku melupakanku di meja kerjanya, dia kadang pelupa dalam banyak hal. Sifat pelupanya akan membuatnya pusing. Contonya “ketika pemilkku sedang bergelut dengan pasanganku dan hendak mengakhiri, kadang ia melupakan di bagian mana seharusnya memulai kembali.

Pemilkku kadang membuat tulisan atau kata bijak favoritnya di diriku, salah satu kalimat bijak yang selalu ia tuliskan adalah “Rahasia kehidupan adalah jatuh tujuh kali dan bangun delapan kali” The Alchemist, Paulo Cuelho. Pemilikku juga menuliskan agenda kegiatannya pada hari itu mulai agenda kerjaannya, janji kepada siapa ia ingin bertemu hari ini atau bahkan hanya coretan gambarnya yang terlihat pada diriku, itu dapat menunjukkan kalau pemilikku adalah orang suka melukis atau mengambar. Dari ceritaku di atas, kalian pasti sudah bisa menebak siapa aku?. Yup, aku Adalah Pembatas Buku dan pasanganku itu adalah buku. Pembatas buku, benda paling berkesan dan yang menjadi favoritku. Beruntunglah si pembatas buku itu tercipta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s